Langsung ke konten utama

Postingan

Laporan Puasa Sosial Media

Bagi yang mengikuti akun Instagram @christcba (sekalian promosi), mungkin tahu kalau aku memutuskan untuk puasa sosial media pada tanggal 25 November. Hal ini aku lakukan pasca aku menjadi pembicara untuk pengembangan potensi, minat, dan bakat, dan bilang bahwa banyak millenials  memiliki waktu yang panjang untuk beraktivitas dengan HPnya alih-alih meningkatkan kemampuannya. Pada waktu itu semua mengangguk dan mengakui bahwa sosial media adalah aplikasi yang paling banyak dibuka ketika cek HP, bahkan bisa 12 jam sehari. Setelah menjadi pembicara, aku jadi ikutan merenung mengingat aku juga millenials . Saat aku buka screentime diri sendiri, benar bahwa aku rerata membuka HP 5-6 jam sehari dan waktu untuk buka sosial media (di luar whatsapp ) bisa sampai 2-3 jam. Pada akhirnya aku memutuskan untuk puasa sosial media (atau detoks bahasa kerennya). Waktu itu aku sign out dari semua sosial media dan bahkan uninstall di HP. Nazarnya sih aku mau buka sosial media lagi pada saat Natal...

Bicara Soal Cin(itu)a

Disclaimer: Tuhan, bukan aku mau meng- exclude Dirimu dalam perbincangan ini ya Tapi aku tahu kok Tuhan selalu mendengarkan aku Dan sekarang aku ingin bertanya pada diriku sendiri saja Apa ya yang sedang terjadi dalam hidupku ini? Kenapa hal itu bisa membuat hidupku menjadi lebih menarik? Apa karena semua serba kontradiksi? Apa karena yang tadinya terencana menjadi tidak terencana? Impulsif? Apa karena yang tadinya suka ramai sekarang jadi menyendiri? Introvert? Apa karena tadinya hanya merasakan sesuai indera, sekarang melihat dibalik kata? Itu memang diriku sih. Atau yang tadinya menggunakan perasaan, sekarang menggunakan logika? Memang sepertinya perasaan tidak ada yang logis. Ya, seperti itu jadi menarik karena semua yang tadinya logis menjadi tidak logis. Yang tadinya tidak ada perasaan, menjadi ada perasaan. Yang tadinya baik-baik saja, bisa menjadi tidak baik. Tapi kenapa orang tetap menikmatinya ya meskipun menjadi tidak baik? Aneh ya, tapi semua orang suka...

I Just Realize I Misunderstood the Word Hubbub

Tahu Tapi Tak Tahu

Dia adalah anak yang pintar Tapi tak bisa berkata-kata, mengeluarkan isi pikirannya Yang diketahuinya selalu berputar-putar Tak ada yang dengar kepintarannya Dirinya adalah anak yang cerdas Tapi tak mampu menorehkan tinta untuk dokumentasi isi otaknya Yang diketahuinya menjadi kandas Tak ada yang membaca kecerdasannya Ia adalah anak yang pandai Tapi tak mampu merangkai kata-kata yang terpatri dalam isi benaknya Yang diketahuinya pergi lunglai Tak ada yang tahu kepandaiannya Dikau pintar, tapi tidak ada yang tahu Kamu cerdas, tapi tidak ada yang tahu Engkau pandai, tapi tidak ada yang tahu Semua karena menyampaikan pesan saja tidak mampu *Kamar kosan nomor 14, ketika matahari masih tinggi*

Another Hmmm...

Dear Me, Baru sadar bahwa blog post terakhir yang kutulis di sini adalah tentang curhatan mengerjakan esai yang gak kelar-kelar. Tentang rasa kangenku dan kekhawatiranku. I will recur that with the first question: What happened to you? 27 Juni, di jam-jam orang sedang menunggu sahur. Sejak sore 2 hari yang lalu setelah pulang London, entah mengapa aku merasa lagi malas bersosialisasi. I just realise this is the exact same condition with the last blogpost. I just want to tell something about me (baca: curhat) but I don't feel to text or call someone. I just want to write it and maybe somehow will stumble upon this post. So anyway, hari ini (minggu 26 Juni lebih tepatnya) aku tidak begitu produktif di kamar. Baru tidur jam 3 subuh karena main game, bangun pagi tapi nggak ke gereja (maaf ya Tuhan), siang sempet sih bantuin seorang mbak PhD untuk urusan statistik pakai R (I can't believe I still remember how to use it), habis itu tidur d...

Hmmmm...

I have essay due in 2 days and here I am writing an entry. I don't even know what to write, I just spill out every words that's in my head. Just watched BuzzFeed videos and re-watched all #AshDrew videos. OMG, I just realize how cute they are, haha.. You know what happened after I watched the video? I feel......... A little bit lonely, I don't know why. I know I can chat with anybody or ring someone. But no, I don't want to do that. I enjoy myself alone, but on the other side I feel lonely. Hmm, what's happened with this mixed feeling? Do I write this blog because I don't know who do I want to talk with? Well people said extrovert people problem are having too many friends and at the end they don't know who are their friends. But no, I know who should I call. Hmm, maybe it's like The Sims game. Now, my social meter is low and I need to talk with someone. But hey, writing this increase my social meter somehow. I'm not thinking and just everything....

Tips Hidup di Luar Negeri dari Orang yang Baru Sebentar di Luar Negeri

Orang-orang sudah banyak memberikan tips lolos beasiswa, tips visa, tips kuliah, dan tips-tips lainnya. Aku juga akan memberikan tips, tapi tips untuk hal-hal sepele dan hal-hal kecil saja, hehe.. Aku baru tiga minggu tinggal di Inggris, lebih tepatnya di kota Sheffield. Kota ini tidak sebesar London, Manchester, atau Edinburgh, tapi aku suka kota ini karena cukup hening dan enak buat belajar. Oh iya mungkin tidak semuanya tahu, aku di sini dalam rangka melanjutkan pendidikan master di University of Sheffield. Aku merasa sebagai tergolong orang yang lambat dalam beradaptasi, karena seumur hidupku tidak pernah tinggal sendiri (selalu di rumah orang tua) dan mendadak hidup sendiri sekarang. Aku mau membagikan pengalamanku kepada teman-teman agar tidak mengalami kesalahan sama seperti diriku, haha.. Well experience is the best teacher right? Baru tiga minggu di sini dan rasanya buanyak sekali kejadian yang bisa jadi pembelajaran. Jadi ini beberapa tips pemula yang bisa kuber...