Langsung ke konten utama

Postingan

Emosi atau Fisik?

"Engkau tidak mengerti peraasaanku! Kita sudah jauh-jauh hari berjanji untuk pergi ke sana tetapi ibu dengan mudahnya membatalkannya. Aku sudah lama mempersiapkan hari ini untuk bisa seharian bersama ibu, tetapi kenapa sih harus batal dengan begitu mudahnya? Janji yang sudah ibu katakan dulu ibu batalkan 30 menit sebelum kepergiannya. Tidak hanya kali ini saja ya bu. Ketika aku pentas, ibu tidak datang. Ketika aku harus pergi lomba, ibu tidak mengucapkan apapun. Ketika aku menjadi siswa terbaik di kelas, tidak ada satupun ucapan selamat kudengar. Apakah ibu tidak sayang aku? Aku sakit hati, aku marah, aku kesal. Aku benci dengan ibu!" "Ibu tidak marah denganmu. Ibu mengerti kekesalanmu. Kamu yang sekarang berada di dunia ini merupakan perjuangan hidup dan mati. Ibu mengandungmu di usia ibu yang sudah tidak muda lagi, bahkan katanya di usia yang seharusnya tidak wajar seseorang bisa hamil. Tetapi ibu tetap menjagamu, ibu membawamu ke manapun selama 9 bulan. Meskipun ...

Let Me Remind You Who You Are Billy

*If you can't watch the video, it's Bad Day by Daniel Powter. It's been a long time since I listen to this song* Bad day... Yeah, that's what happened to me since last Thursday. 4th of April to be exact was one of the worst day for me. The traffic annoyed me, motorcycle drove on the wrong side, my assignment wasn't finish, and other bad things happened that day. Well, thank God on Friday the day was not that bad. But Saturday was one of the hell day for me because I had (in all of a sudden) a very bad sore throat that tortured me and forced me to sleep all day long. "Hello sore throat, I have a test on Monday and you come on a really bad time." That's what in my mind on Saturday. Sunday was another torturing day because I had a headache as I woke up in the morning. At least my sore throat was cured on Sunday. I can't study and I can't do anything until the dusk came. I forced myself to study for my test on Monday until midnight a...

Bahasa

Beberapa hari yang lalu, ketika aku dan temanku sedang membahas tentang bahasa dan kembali pada pertanyaan "apakah manusia bisa berpikir tanpa bahasa?", aku teringat pernah membaca suatu puisi yang ada di buku tentang anak luar biasa. Waktu itu pembahasannya mengenai anak tuna rungu yang tidak bisa berbicara, kemudian puisi tersebut dijadikan ilustrasi. Pertama kali baca aku terenyuh karena memang unyu sekali itu puisinya. Oh iya, uniknya puisi tersebut bukanlah seperti puisi biasa yang hanya berisi tulisan, tetapi puisi ini ada gambarnya. Eh, daritadi aku bahas tentang puisinya tanpa tahu puisi apa dan siapa, haha.. Baiklah jadi ini puisinya... Berdasarkan hasil kepo, puisi yang berjudul "Deaf Donald" ini dibuat oleh orang bernama Shel Silverstein. Dia adalah penulis puisi dan pengarang banyak buku anak-anak, tapi aku tidak terlalu tahu banyak tentang apa bukunya dan siapa dia sebenarnya. Biasanya yang dibahas dari puisi ini adalah tentang miskomunikasi. Su...

Sindroma Kepala Dua

Hal pertama yang kulakukan sebelum aku menulis postingan ini adalah mengganti judul blog ini. Gak tahu ya hal simpel ini cukup bermakna buatku. Entah kenapa aku memiliki keinginan yang besar untuk menulis sekarang. Tapi aku tidak tahu apa yang ingin kutulis, jadi aku akan mengeluarkan saja semua yang ada di pikiranku sekarang yaa. Baru beberapa hari silam, aku bercengkrama dengan seorang temanku tentang menulis di blog. Aku merasa bahwa tulisanku dulu dan sekarang itu berbeda. Dulu aku bisa menulis dengan bebas, aku merasa apapun bisa kutulis tanpa mempedulikan apapun, kreativitas bisa kutumpahkan dalam tulisan. Sekarang aku berbeda dengan yang dulu. Aku sekarang lebih memerhatikan gramatika penulisan, aku memerhatikan kohesivitas tulisan dari awal sampai akhir, aku menulis dengan berhati-hati agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Aku memang seorang mahasiswa yang mau tak mau harus membuat tulisan-tulisan dengan kaku, perlu mencantumkan sumber, harus memerhatikan berbagai as...

Sebuah Mimpi Tentang Pendeta

Judul ini merupakan judul salah satu sebuah file text document di my document laptopku. Aku buat ini tanggal 3 Januari untuk mimpiku tanggal 2 Januari. Sebenarnya aku lupa kenapa aku tiba-tiba menuliskan tentang mimpi ini, hal kuingat adalah saat aku bangun tidur setelah mimpi ini aku secara otomatis menyalakan laptop dan mengetik apa yang ada dalam mimpiku tanggal 2 Januari tersebut. Jadi inilah yang kuketik dalam file tersebut dengan pengubahan seperlunya... 2 Januari 2013 Seorang pendeta sedang khotbah di atas mimbar. Semua jemaatnya sibuk sendiri. Ada yang ngobrol sama sebelahnya, ada yang mainan HP, ada yang lebih sibuk mengurusi anaknya. Kemudian pendeta tersebut terdiam dan turun dari mimbarnya, tapi tidak ada yang sadar kalau pendetanya sudah pergi. Tiba-tiba pendeta itu menghampiri aku dan seorang teman gereja dan mengajak kami 'nongkrong'. Kami ngobrol di lantai, di depan sebuah pintu entah di mana. Akhirnya kita ngobrol-ngobrol sampai akhirnya aku bertanya ...

Who Knows Your Birthday

Aku yang suka menyanyikan happy birthday ke teman-teman lain dengan kata "haaa..." selama 30 ketuk dengan tempo allegro, sekarang aku menyanyikan pada diriku sendiri, hehe.. Ulang tahunku hari ini tidak banyak yang aku lakukan, tapi aku senang dan terharu. Aku merasa umurku yang akhirnya memasuki kepala dua ini membuat aku lebih belajar memaknai hal-hal kecil yang terjadi pada hidup :) Ada satu lagu dari The Bird and The Bee yang berjudul "Birthday" dan aku suka banget lagu ini, kata-katanya mungkin lebih tepat dikatakan dari seorang yang sangat dekat dengan temannya atau pasangan hidupnya sih. Aku suka membayangkan di ulang tahunku ada yang menyanyikan lagu ini atau memainkan alat musik apapun dan memainkan lagu ini buat aku. Aku akan sangat kagum dan terharu tentunya mengingat lagu ini sepertinya tidak banyak yang tahu, bahkan tahu ada band The Bird and The Bee aja sudah bagus, hehe.. Lagu ini kalau dinyanyikan buat diri sendiri entah kenapa rasanya sep...

Taize (Instrumental)

Taize, aku mengenal lagu ini sejak retreat komisi remaja gerejaku tahun 2010 di suatu vila di puncak yang kalau mau sampai vila tersebut harus penuh perjuangan :p Hmm, aku kurang pandai dalam menjelaskan sebenarnya apa itu Taize dan lagu-lagu Taize seperti apa. Jadi cek saja penjelasannya di link ini yaa, hehe.. Singkatnya as far as I know, lagu-lagu Taize adalah lagu-lagu repetitif dan meditatif yang di lirik mengandung kata-kata yang merupakan doa. Lagu-lagunya menenangkan dan aku sering menyanyikan, bersenandung, dan memainkan dengan alat musikku lagu-lagu Taize ini. Aku suka dengan lagu Taize sejak pertama kali aku mendengarnya dan sebenarnya aku sudah mengenalnya sejak tahun 2009 saat mengikuti workshop musisi gereja yang dibawakan oleh almarhumah Christina Mandang, tapi waktu itu hanya ada satu lagu yang dibawakan. Berikut aku memainkan tiga lagu Taize yang kubawakan saat retreat tahun 2010 itu. Aku memainkan piano dan flute pada setiap lagu ini (meme forever alon...